www.zonabola.com - Kamis, 20 Mei 2010, 09:06
Boateng Membela Diri Atas Tindakannya
Gasakan ceroboh Kevin-Prince Boateng terhadap Michael Ballack pada laga final Piala FA antara Chelsea dan Portsmouth berakibat fatal. Sang korban yang juga berstatus sebagai kapten timnas Jerman itu harus beristirahat dua bulan akibat cedera engkel. Artinya, Ballack dipastikan absen saat Piala Dunia digelar bulan depan.
Tercatat tiga kali Boateng melontarkan permintaan maaf, di luar permohonan serupa dari sang ayah, tapi Ballack malah berpikir untuk melayangkan tuntutan hukum. Boateng pun mulai memasang jurus membela diri.
"Memang ada pelanggaran yang saya buat, tapi di waktu lain ada tamparan ke wajah saya yang dilakukannya. Saya rasa tindakan itu lebih parah daripada sebuah pelanggaran," ujar Boateng kepada Sport Bild.
"Ballack memang mengejutkan saya. Dia berpekan-pekan mengeluh setelah ditampar Lukas Podolski dan kini dia melakukannya sendiri. Dia tak lebih baik dari Podolski. Sikap seperti apa itu?"
Boateng juga membalas tanggapan pelatih Jerman Joachim Loew yang menyatakan gasakannya pantas berbuah kartu merah. Loew pernah enggan mengkritik Ballack usai balas menampar Podolski pada pertandingan melawan Wales, April 2009 lalu.
"Saat mendengarnya, saya hanya bisa menilai dua hal," papar Boateng.
"Bisakah seorang kapten menampar pemain sesuka hatinya? Jelas itu tindakan kasar. Kalau saya melakukannya, saya akan dilarang bermain bertahun-tahun. Itulah kenapa saya memilih membela Ghana di tingkat internasional."
Status Boateng sebagai pemain timnas Ghana masih dalam pembahasan FIFA. Ghana sendiri berharap pengesahan Boateng dapat dilakukan sebelum Piala Dunia. Menariknya, adik Boateng, Jerome membela timnas Jerman dan dipanggil Loew dalam skuad bayangannya.
| Penulis: goal |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar